
Bantu Warga Terisolir, FTK UIN Ar-Raniry Salurkan Lampu Tenaga Surya dan Kebutuhan Darurat di Peusangan Selatan
Bireuen – (Ar-Raniry) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan bantuan logistik dan solusi penerangan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Minggu (4/1/2026). Selain bahan pokok, FTK juga menyerahkan bantuan instalasi lampu tenaga surya untuk mengatasi persoalan penerangan di lokasi pengungsian.
Kehadiran rombongan yang dipimpin Dekan FTK, Prof. Safrul Muluk, didampingi Wakil Dekan II, Dr. Samsul Kamal, dan Wakil Dekan III, Dr. Yusran., turut didampingi langsung oleh Camat Peusangan Selatan, Saifuddin, M.Kes.
Kondisi di lapangan cukup memprihatinkan, terutama di Desa Suak yang kini terisolir akibat putusnya akses jembatan utama. Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) di Desa Suak terpaksa mengungsi di Meunasah setempat. Kondisi serupa terjadi di Desa Krueng Beukah, di mana 98 KK juga bertahan di pengungsian Meunasah.
Menanggapi kondisi tersebut, FTK menyerahkan 4 unit lampu tenaga surya (solar cell) yang dialokasikan masing-masing 2 unit untuk Desa Krueng Beukah dan 2 unit untuk Desa Suak sebagai sumber energi alternatif di titik pengungsian.
“Kami memahami kesulitan warga, terutama di Desa Suak yang terisolir akibat jembatan putus. Selain logistik harian, kami membawa lampu tenaga surya agar aktivitas di Meunasah tetap terang meski akses energi terbatas. Ini komitmen kami untuk hadir di tengah masa sulit masyarakat,” tegas Prof. Safrul Muluk.
Bantuan yang disalurkan tergolong sangat lengkap dan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, di antaranya:
Perlengkapan Tidur & Pakaian: Kain kelambu, kain sarung, sajadah, pakaian, hingga pakaian dalam (underwear).
Kebutuhan Bayi & Sanitasi: Pampers, sabun mandi, dan sabun cuci.
Pangan & Nutrisi: Mie instan, aneka biskuit, susu sachet, susu kotak, 25 kotak air mineral, serta nasi bungkus dan tikar untuk alas tidur.
Sarana Ibadah & Edukasi: Mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra’.
Camat Peusangan Selatan, Saifuddin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respons cepat dari civitas akademika UIN Ar-Raniry.
“Bantuan ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga kami yang mengungsi. Kehadiran pimpinan FTK hingga ke desa terpencil dan terisolir seperti Desa Suak membuktikan kepedulian sosial yang luar biasa. Lampu tenaga surya ini sangat membantu warga kami yang kini dalam keterbatasan,” ujar Saifuddin.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan jajaran pimpinan 13 prodi yang ada di FTK dan tenaga kependidikan, yang secara bahu-membahu memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat di Desa Krueng Beukah, Desa Suak, hingga Desa Tanjong Beuridi.
